JAKARTA, KOMPAS.com — Total nilai investasi yang masuk ke Indonesia selama triwulan I-2010 mencapai Rp 468 triliun atau 26 persen dari total target investasi yang harus dikumpulkan sepanjang tahun 2010, yakni Rp 1.800 triliun. Pemerintah optimistis seluruh target investasi itu dapat ditutupi hingga akhir tahun 2010.
Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengungkapkan hal tersebut di Jakarta, Senin (26/7/2010), seusai memimpin Rapat Koordinasi yang mengagendakan perkembangan investasi dan ekspor di Indonesia.
Menurut Hatta, pertumbuhan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) atau kata lain dari investasi di Indonesia menunjukkan tren kenaikan. Pada triwulan I-2010 terjadi pertumbuhan 25 persen dibanding pertumbuhan periode yang sama tahun 2009, lalu pada triwulan II-2010 terjadi pertumbuhan investasi sebesar 40 persen.
Jumlah PMTB Indonesia pada triwulan I-2010 mencapai Rp 468 triliun, terdiri atas investasi pemerintah, swasta, dan FDI (investasi langsung dari investor asing), yang semuanya masuk ke sana. "Dengan target akhir tahun itu sebesar Rp 1.800 triliun. Artinya, kami optimis itu akan terlampaui karena selama triwulan I saja sudah Rp 400 triliun lebih," ungkapnya.
Untuk mengejar target investasi itu, pemerintah terus mengupayakan perbaikan iklim investasi dengan melakukan perubahan pada struktur Program Kerja Sama Pemerintah dan Swasta (Public Private Partnership/PPP). Pada awalnya, ada empat kelompok kerja dalam Tim Peningkatan Ekspor dan Peningkatan Investasi (PEPI), sekarang disederhanakan menjadi dua kelompok kerja.
Dengan demikian, kelompok kerja yang terkait dengan ekspor langsung dikoordinasi Menteri Perdagangan dan yang berkaitan dengan investasi langsung di Badan Kooordinasi Penanaman Modal (BKPM). "Sehingga dengan demikian, hal-hal yang berkaitan dengan penunjang seperti kesekretariatan investasi selesai di BKPM, ekspor selesai di Mendag," ungkapnya.



Masukkan Iklan EXPEDISI Anda
Masukkan Iklan EXPEDISI Anda
Masukkan Iklan EXPEDISI Anda

